Audioscan
AudioScan PRO
Medical Diagnosis Interface v3.0
Input Data Sensor
Unggah Gambar Audiogram
Klik untuk memindai dokumen medis
Neural Engine Standby
Diagnostic Summary
READY
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) AUDIOMETRI
Persiapan Alat & Ruangan
- Pastikan Audiometer sudah dikalibrasi dalam 12 bulan terakhir.
- Ruangan harus kedap suara (Sound Proof Booth) dengan tingkat kebisingan < 30 dB.
- Bersihkan earphone dengan alkohol swab sebelum dan sesudah penggunaan.
Persiapan Pasien
- Lakukan Anamnesis singkat terkait keluhan telinga dan paparan bising.
- Lakukan Otoskopi untuk memastikan tidak ada serumen prop (kotoran menyumbat).
- Instruksikan pasien untuk mengangkat tangan atau menekan tombol segera setelah mendengar suara sekecil apa pun.
Prosedur Pemeriksaan
- Mulai pada telinga yang lebih baik (jika diketahui).
- Urutan Frekuensi: 1000 Hz, 2000, 4000, 8000, (re-test 1000), 500, dan 250 Hz.
- Metode Hughson-Westlake: Turun 10 dB jika pasien mendengar, naik 5 dB jika pasien tidak mendengar.
- Ambang batas ditentukan jika pasien merespons 2 kali dari 3 stimulus pada level yang sama.
DASAR ACUAN INTERPRETASI (WHO/ASHA)
| Ambang Dengar (dB HL) | Derajat Ketulian | Deskripsi Kemampuan |
|---|---|---|
| 0 - 25 dB | Normal | Dapat mendengar suara bisikan halus. |
| 26 - 40 dB | Tuli Ringan | Sulit mendengar bisikan atau percakapan di tempat bising. |
| 41 - 55 dB | Tuli Sedang | Sulit mendengar percakapan normal jarak dekat. |
| 56 - 70 dB | Tuli Sedang-Berat | Hanya bisa mendengar suara yang sangat keras/berteriak. |
| 71 - 90 dB | Tuli Berat | Hanya mendengar suara mesin atau teriakan keras di telinga. |
| > 90 dB | Tuli Sangat Berat | Hanya merasakan vibrasi, tidak mendengar suara sama sekali. |
Simbol Standar Audiogram
Telinga Kanan (AC)
< Telinga Kanan (BC)
Telinga Kiri (AC)
> Telinga Kiri (BC)